Gagasan Progresif Haflah at-Tasyakur lil-Ikhtitam (Rekonstruksi Paradigma Mindsite Mainstream)



Irama Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam bertiup santai berminggu bahkan berbulan sebelum dimulai dengan pertanda sarasehan sebagai muqaddimah pesta santri. segala perisiapan yang disiapkan matang-matang oleh berbagai lapisan panitia dan partisipan dengan konsentrasi. Beberapa kadang masih menilai Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam hanya dipandang sempit sebagai ajang lomba-lomba tanpa memandang substansi urgent yang telah dirumuskan ‘Ulama terdahulu. Dalam kondisi normal hal demikian sebenarnya merupakan proses yang biasa dalam lingkup pesantren. Namun, barangkali itu menarik untuk dibincangkan, membahas sebuah frasa pendek " Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam ", sebuah produk budaya pesantren yang telah turun temurun, sehingga  berpeluang  mampu menciptakan perubahan fundamental dalam membangun mindsite yang lurus berkenaan dengan pesta santri, dan memupuk kecenderungan tumbuhnya ide-ide inovatif yang mampu menyapu pendangkalan makna dan tidak terjebak dalam salah kaprah tatanan niat. Lantas bagaimanakah sejatinya Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam ini dalam pengertian substansinya? apakah hanya sekedar akhir tahunan? ataukah ajang lomba-lomba?
Di balik gemerlap Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam semestinya dapat dipahami sebagai sebuah renungan dan refleksi seberapakah kita menguasai ilmu pengetahuan pesantren. seberapakah kita dalam mengambil usaha susah payah kita dalam mempelajari karya-karya ‘Ulama terdahulu. Satu hal yang memicu adalah sebuah gagasan stigmatik, bahwa Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam berangkat dari arah proses menuju finish. Semua telah berkhir di sini. Sampai binar bahagianya mengikis dalam upaya memahaminya.  Hasil asumsi jajak hipotesa sementara memperlihatkan ke arah sebaliknya. Beragam anomali yang diimplikasikannya berbuah tak semestinya. Kebanyakan terlalu serius dalam menyambut pesta akhir tahunan tersebut dibanding terlebih dahulu berlomba-lomba dalam muthola’ah, menghafal dan lekatkan dengan musyawarah.  Nilai-nilai prinsip yang diusung dari Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam ternyata kurang dihayati secara spiritual dan bijaksana. Berawal dari pemilihan ketua haflah terdahulu seyogyanya bisa menjadi sebuah catatan penting bahwa waktu untuk belajar tahun ajaran ini semekin menipis, sementara yang kita dapatkan masih sekelumit. Bukan senantiasa semakin menurun dan mulai bersorak gembira haflah sebentar lagi.
Haflah at Tasyakur lil khtitam, dalam satu sudut pandang lain akan dikatakan berhasil apabila didasarkan pada nilai-nilai positif, nilai –nilai pemahaman yang baik, dimana acara digelar bukan untuk pesta pora semata, melainkan sebagai gerakan tafakkur yang mengilhami spirit pola kehidupan selanjutnya yang lebih baik dari yang kemarin, yang mampu merangsang upaya perbaikan karakter diri dalam panggung kehidupan di masa depan yang masih menunggu generasi-generasi terbaik dengan bekal ilmu, moral dan integritas yang kuat. Haflah at Tasyakur lil khtitam,  semula digelar sebagai instrumen sikap bersyukur dan menghormati Ilmu pengetahuan yang diharapkan mampu menghasilkan produksi massal yang berkualitas. Nilai nilai imtihan memang sebagai maslahah yang mursalah, sebagai barometer sampai manakah santri dapat menyerap segala ilmu pengetahuan yang telah disampaikan para Mu’allim. Walaupun kesuksesan bukan berarti bersandar pada nilai ujian akan tetapi setidaknya dapat menjadi sebagai bahan evaluasi untuk kedepan. Maka seyogyanya kalangan santri dapat mampu berinteraksi dengan baik berkenaan dengan acara akhir tahunan tersebut. Kesuksesan dalam merengkuh nilai terbaik dapat diimplementaskan pada perilaku akhlak dan integritas tinggi dimanapun lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, lingkungan organisasi, lingkungan sosial dan lain sebagainya. hal ini diharapkan mampu mengembalikan reputasi lulusan pesantren yang dianggap lahan kejumudan dari luar yang terus menerus melemahkan dialektika pemikiran pesantren.
Apabila penyikapan ini dapat dapat dilakukan dengan baik, diharapkan akan mampu melahirkan para insan cendekia pesantren yang handal dan mampu menjawab tantangan mental dan moral yang semakin terkikis dengan berbagai kemajuan dan akses teknologi yang semakin maju. Berbeda dengan Teknologi, Ilmu Pengetahuan Islam akan semakin mundur dari masa kemasa dengan ditandai Imam as-Suyuthi sebagai ‘Ulama produktif terakhir dalam sejarah ‘Ulama dunia yang konon telah menulis hingga 600 buku padahal beliau hanya berumur hingga 62 tahun. Dalam konteks inilah semoga dapat diambil pelajaran mengenai makna spiritual  Haflah at Tasyakur lil Ikhtitam XVI Pondok Pesantren al Luqmaniyyah sebagai upaya tafakkur dengan bijaksana.[]

Anharul Hidayat


COMMENTS

Nama

Ala Islam,2,Bahtsul Masail,6,Bilik Kitab Kuning,2,cerpen,15,figur ulama,7,Humor Santri,4,Ipin dan Iman,3,kesehatan,2,LQ Zone,13,Nasihat,6,opini,14,profil santri,3,Puisi,9,Redaksi,2,tajuk utama,20,teknologi,5,Wawancara,1,
ltr
item
IQRO' ONLINE | PPLQ Media Partner: Gagasan Progresif Haflah at-Tasyakur lil-Ikhtitam (Rekonstruksi Paradigma Mindsite Mainstream)
Gagasan Progresif Haflah at-Tasyakur lil-Ikhtitam (Rekonstruksi Paradigma Mindsite Mainstream)
Irama Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam bertiup santai berminggu bahkan berbulan sebelum dimulai dengan pertanda sarasehan sebagai muqaddimah pesta santri. segala perisiapan yang disiapkan matang-matang oleh berbagai lapisan panitia dan partisipan dengan konsentrasi. Beberapa kadang masih menilai Haflah at Tasakkur lil Ikhtitam hanya dipandang sempit sebagai ajang lomba-lomba tanpa memandang substansi urgent yang telah dirumuskan ‘Ulama terdahulu. Dalam kondisi normal hal demikian sebenarnya merupakan proses yang biasa dalam lingkup pesantren. #santri #kebiasaan santri kebiasaan santri santri keren
https://4.bp.blogspot.com/-VHCltFA663w/WJ9scnNhHBI/AAAAAAAAAL4/rlp74fL3nGkF2yeC38_bOdzPMsmc02k0QCLcB/s320/dsc0911.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-VHCltFA663w/WJ9scnNhHBI/AAAAAAAAAL4/rlp74fL3nGkF2yeC38_bOdzPMsmc02k0QCLcB/s72-c/dsc0911.jpg
IQRO' ONLINE | PPLQ Media Partner
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/2017/02/gagasan-progresif-haflah-at-tasyakur.html
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/2017/02/gagasan-progresif-haflah-at-tasyakur.html
true
5050469009596547954
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy