Jihad Ala Santri KH. As'ad Syamsul Arifin

Oleh : Adnan NA

Kelahiran di Makkah
Syiib Ali adalah sebuah perkampungan di dekat masjid Al-Haram Makkah. Di kampung itulah, tepatnya di tahun 1897 M, lahir seorang laki-laki berdarah Madura dari pasangan keluarga Raden Ibrahim dan Sitti Maimunah. Seperti lazimnya oranag tua, kelahiran anak pertama ini disambut penuh gembira tiada tara. Begitu sang anak lahir dari rahim ibunya, Raden Ibrahim langsung memeluk dan membawanya lari menuju Ka’bah. Jarak antara Syiib Ali dan Ka’bah memang tidak terlalu jauh, hanya sekitar 200 meter.
Di sisi Baitullah itulah, sang ayah membisikkan lafadz adzan dan kemudian memberi tetenger bayi laki-laki itu adalah nama As’ad. Dalam gramatika arab, kata As’ad tergolong isim tafdil yang bermakna lebih atau sangat. Nama As’ad dengan demikian bisa berarti sangat bahagia atau paling bahagia. Bahagia karena mendapati si anak lahir di tanah suci. Di saat Raden Ibrahim berada dalam puncak kematangan sebagai penuntut ilmu yang sudah berpuluh tahun mukim di tanah Arab itu, ketika raden As’ad saat berusia enam tahun. Di ajak orang tuanya pulang kampung, ke Pondok Pesantren Kembang Kuning, Pamekasan, Madura. Sedangkan adiknya, Raden Abdurrahman dititipkan pada Nyai Salhah, saudara sepupu ibunya yang bermukim di Mekkah. Mulai dari sinilah sepak terjang Kiai As’ad.
Pejuang Elite
Tak hanya sebagai ulama yang menyebarkan ilmu agama dan memimpin pesantren, KH As’ad juga turun gunung bergerilya berjuang mengusir penjajah Jepang dari Jember. Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Sumberwringin, Sukowono yang menjadi markas utamanya, KH As’ad menyusun strategi dan melancarkan serangan untuk melumpuhkan penjajah, demikian seperti dikutip dari situs NU. Dia  memimpin para pejuang lain menyerang serdadu Jepang di Garahan, Kecamatan Silo, dengan bergerilya dari Sumberwringin menyusuri jalan puluhan kilometer, naik turun lembah, menembus hutan belantara dan menyeberang sungai. Gerakannya tercium musuh dan dicegat serdadu Jepang di Sungai Kramat. Gerakan pasukan KH As’ad membuat serdadu Jepang ciut nyali dan akhirnya berhasil diusir tanpa peperangan di Garahan. Kiai Asad bersama abahnya, KHR. Syamsul Arifin dikenal sebagai basis berkumpulnya pejuang untuk berlatih fisik dan mengatur strategi melawan penjajah. Ahmad Sufiatur Rahman dalam novel sejarahnya berjudul "Kesatria Kuda Putih; Santri Pejuang" menjelaskan secara lengkap bagaimana peran Kiai Asad memompa semangat perjuang melawan penjajah, baik di lingkup Situbondo, maupun di sekitarnya, seperti di Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Dalam buku "KH Asad Syamsul Arifin: Riwayat Hidup dan Perjuangannya" yang ditulis oleh tim diketuai KH M Hasan Basri juga disebutkan bagaimana Kiai Asad yang berasal dari Kampung Kembang Kuning, Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, ini juga aktif melawan penjajah Jepang. Dalam buku itu diceritakan Kiai Asad memimpin Laskar Pelopor dari Situbondo dan Jember untuk mengusir tentara Jepang yang tetap ingin bertahan di wilayah Garahan (Jember).
Gelar Pahlawan Nasional
Atas semua kiprahnya dalam perjuangan fisik mengusir penjajah, selain di bidang pendidikan pesantren, Kiai Asad yang lahir di Mekkah pada 1897 dan pernah menjadi anggota Konstituante itu diusulkan ke pemerintah pusat untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Pemkab Situbondo telah membentuk tim dan melengkapi syarat-syarat pengajuan gelar pahlawan untuk ulama kharismatik yang meninggal di Situbondo pada 4 Agustus 1990 itu. TP2GP (Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat) adalah tim yang dibentuk dan ditetapkan oleh kementerian yang menyelenggarakan kegiatan di bidang sosial dan bersifat independen. Tim ini beranggotakan paling banyak 13 orang yang terdiri dari praktisi, akademisi, pakar, sejarahwan dan instansi terkait.
Sang cucu, KH. Ahmad Azaim Ibrahimy, menyampaikan kata sambutan pada moment itu, "Sekarang yang dihadapi adalah penjajahan di bidang lain, yakni keterbelakangan pendidikan dan ekonomi umat. Santri sekarang harus memiliki jihad berbeda. Bukan jihad seperti yang membuat teror, tapi di bidang lain. Jihad itu bukan perang. Perang hanya bagian dari jihad itu sendiri."

Beliau juga menambahkan pandangan kakeknya ini tentang NU. Bagi Kiai As’ad Nahdlatul Ulama bukan organisasi biasa, tapi organisasi para waliyullah. Maka harus dijaga dengan baik. Sebab dengan NU itu Indonesia akan dikawal waliyullah, ulama dan seluruh bangsa Indonesia. “Saya ikut NU tidak sama dengan yang lain. Sebab saya menerima NU dari guru saya, lewat sejarah. Tidak lewat talqin atau ucapan. Kamu santri saya, jadi kamu harus ikut saya! Saya ini NU jadi kamu pun harus NU juga,” tegas Kiai Azaim mengulang pesan-pesan kakeknya.[]

COMMENTS

Nama

Ala Islam,2,Bahtsul Masail,6,Bilik Kitab Kuning,2,cerpen,14,figur ulama,7,Humor Santri,4,Ipin dan Iman,3,kesehatan,2,LQ Zone,13,Nasihat,6,opini,14,profil santri,3,Puisi,9,Redaksi,2,tajuk utama,20,teknologi,5,Wawancara,1,
ltr
item
IQRO' ONLINE | PPLQ Media Partner: Jihad Ala Santri KH. As'ad Syamsul Arifin
Jihad Ala Santri KH. As'ad Syamsul Arifin
https://1.bp.blogspot.com/-SzKh1_pCkwY/WHxY2ECr8oI/AAAAAAAACu0/jRv6ECQjwEESx5HRSeEKrCEwgXysu2zmgCLcB/s200/Rotation%2Bof%2BSyamsul%2B%2BAs%2527ad.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-SzKh1_pCkwY/WHxY2ECr8oI/AAAAAAAACu0/jRv6ECQjwEESx5HRSeEKrCEwgXysu2zmgCLcB/s72-c/Rotation%2Bof%2BSyamsul%2B%2BAs%2527ad.jpg
IQRO' ONLINE | PPLQ Media Partner
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/2017/01/jihad-ala-santri-kh-asad-syamsul-arifin.html
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/
http://iqro.al-luqmaniyyah.id/2017/01/jihad-ala-santri-kh-asad-syamsul-arifin.html
true
5050469009596547954
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy